TERNAKHIAS.COM - Tidak hanya dianggap sebagai hewan ternak, ayam juga sering menjadi hewan peliharaan kesayangan. Contohnya, ayam katai, ayam berukuran kecil yang disukai berkat postur tubuhnya yang mungil. Ada pula ayam onagadori yang berasal dari Jepang dan digemari berkat ekornya yang super panjang. Bahkan, bisa mencapai 12 meter, lho. Penasaran?
1. Merupakan persilangan ayam Shokoku dan ayam hutan hijau

Ayam onagadori punya julukan honorable fowl alias unggas yang terhormat. Ayam ini berasal dari Jepang dan pertama kali diciptakan dengan menyilangkan ayam Shokoku dengan ayam hutan hijau, terang laman Feather Lover Farms. Diperkirakan persilangan ini terjadi di zaman Edo (1600-1868 masehi). Sedihnya, ayam ini termasuk yang paling langka di seluruh dunia. Di Jepang, jumlahnya tak lebih dari 200 ekor saja, lanjut laman Feather Lover Farms menjelaskan.
2. Bulunya tidak berganti sehingga bisa tumbuh panjang

Berbeda dengan ayam lain, bulu ayam onagadori tidak berganti atau melewati proses molting. Itulah sebabnya, bulu ekor ayam ini bisa tumbuh sangat panjang. Mengapa bisa begitu, ya? Rupanya, hal ini diwariskan secara genetik dari moyang ayam onagadori, yakni ayam hutan hijau. Ayam ini memiliki kemampuan untuk tidak berganti bulu dengan waktu lebih lama dari ayam lain, jelas laman Feather Lover Farms.
3. Bulu ekornya bisa tumbuh panjang hingga 12 meter!

Ayam onagadori memiliki panjang ekor rata-rata 7 kaki atau 2,1 meter, terang laman Feather Lover Farms. Panjangnya diukur dari pangkal ekor ke ujung ekor. Bahkan, ekor ini bisa tumbuh hingga panjang 40 kaki atau 12 meter! Biasanya, bulu ekornya berjumlah 16-18 helai. Apabila dirawat dengan baik, bulu ekor ini tidak akan rontok dan tidak berganti (molting). Rata-rata pertumbuhan bulu ekornya adalah 0,7-1,3 meter per tahun.
4. Ayam ini memiliki empat jenis warna
